Negara Indonesia tersebar dari sabang sampai merauke yang memiliki 5 pulau
terbesar dan pulau-pulau kecil lainnya. Indonesia kaya akan sumber daya
alamnya, kehidupan dari Indonesia pun tak terlepas dari ‘pertanian’. Kekayaan
yang dimiliki harusnya mampu menjadikan seluruh warga negaranya sejahtera,
karena memang Pertanian yang merupakan sektor penting bagi Indonesia. Kekayaan
yang dimiliki Indonesia tersebar diseluruh pulau dan warga negaranya pun tak
lepas dari petani sesuai dengan keadaan dikawasan masing-masing. Jika mereka
yang berada dipegunungan, mereka bisa memanfaatkannya dengan bercocok tanam, dll.
Dan jika mereka tinggal didaerah pantai, maka profesi yang dijalaninya adalah
sebagai nelayan. Namun nyatanya, kesejahteraan warga negara mungkin hanya ada
ditulisan-tulisan, harapan, atau bahkan
cita-cita semu yang selalu diumbar oleh para pejabat negara sebagai ecek-ecek
saja. Tidak sedikit masyarakat yang menjadi pengemis dinegaranya sendiri,
menjadi pembantu dinegaranya sendiri, mereka mungkin tidak tahu betapa kayanya
Indonesia ini. Namun apa daya jika sang penguasa membuat masyarakat Indonesia
seperti ‘Kerbau diCocok hidungnya’ sehingga
hanya bisa berkata ‘iya’ untuk semua yang diperintahkannya.
Salah
satu fakta nyata yang dapat saya jelaskan bahwa belum semua masyaraka Indonesia
sejahtera adalah ketika saya datang ke Sungai Ciliwung. Ya sungai yang selalu
menjadi sorotan saat musim hujan datang, karena sungai inilah yang menjadi
jalan air dari bogor ke Jakarta . Biasanya di Ibu kota Jakarta, masyarat yang
tidak mempunyai rumah menempati kolong Jembatan, area pinggiran rel kerta api,
bantaran sungai, tapi say amnenemukan kali ini benar-benar disungai. Mereka
menjadikan sungai Ciliwung sebagai
tempat tinggal mereka, dan ini membuktikan bahwa kekayaan yang dimiliki
bangsa Indonesia tidak menjamin kesejahteraan masyarakat .
Sebenarnya,
mereka juga tidak menginginkan untuk tinggal ditempat yang sangat jauh dari
kata layak. Mereka juga ingin menjadi masyarat yang lainnya, yang mempunyai tempat tinggal
layak untuk menjalani kehidupan yang normal. Namun Jakarta yang katanya
menjanjikan menjadikan mereka-mereka yang hidup didesa berbondong-bondong untuk
mengadu nasib di Ibu Kota ini, padahal di Jakarta mereka justru jadi gelandangan,
hanya menambah beban pemerintah, menambah jumlah angka kemiskinan saja . Hidup
didesa sebenarnya lebih menjamin, diDesa persaingan masih sedikit, asalkan kita
mempunyai kreatifitas dan kemampuan untuk menciptakan suatu usaha yang nantinya
akan berkembang dan bahkan bisa membantu warga lainnya yang menganggur. Dengan
begitu angka pengangguran akan berkurang, membantu pemerintah juga dan bisa
memberikan manfaat kepada orang lain.
Kini,
kemiskinan yang terus membayangi bangsa Indonesia masih menjadi hal yang serius
. Pemerintah yang belum aammpu mengatasi kemiskinan ini mungkin hanya butuh
waktu saja karena semuanya tidak kilat . Tapi jika kita melihat Pemerintah
sekarang ini apalagi wakil rakyat yang seharusnya membela dan bersorak demi
kepentingan warganya, nyatanya bersorak demi kepentingan pribadi memperkaya
diri sendiri yang akhirnya kemiskinan bertambah dan tidak teratasi. Dewasa ini,
Masyarakat sudah semakin kritis dan bisa
menilai sendiri kualitas Pemerintah yang akhirnya akan menganggap Pemerintah
sendiri rendah dan peraturan-peraturan bisa dilanggar tanpa rasa ada ketakutan
sedikitpun. Ini membuktikan mosi
ketidakpercayaan atas Pemrintah sudah sangat tinggi. Mayarakat butuh
pembaharuan demi membenahi bangsa ini.
Mengharapkan
pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarak selama ini memang sulit, sebut saja
jokowi yang diumbar-umbar calon pemipin yang baik nyatanya belum mampu
membenahi Jakarta . Dari itu, masyarakat
Indonesia harus bisa menilik hal apa saja yang ada di Indonesia ini yang bisa
mejamin kehidupan mereka . Pertanian yang sangat mendominasi kekayaan di
Indonesai ini harusnya lebih difokuskan lagi, nyatanya pertaniann mampu
memenuhi kebutuhan dan menjadi sumber utama kehidupan manusia .
Identitas
Indonesia sendiri adalah pertanian. Dari
itu mulailah membuat kebijakan yang mendukung pertanian karena pertanian
berkata tentang fakta kehidupan. Pertanian sangat menjamin kehidupan, jangan hanya
bergantung pada keputusan pemimpin. Keragaman yang terjadi di Indonesia ini
menjadikan warna-warni untuk Indonesia sendiri . Tapi dari sekian warna kitu,
pertanian lah yang harusnya bisa melunturkan warna-warni di Indonesia sehingga hanya ada satu warna
dinegeri kita ini .
