Rabu, 3 April 2013


The Last Weekend

                Dipenghujung bulan tanggal 31 maret saya menutupnya dengan kegiatan yang sangat berkesan dan penuh wawasan. Bersama kawan-kawan Gerakan Cinta Anak Tani, kami berangkat kekapus hijau nan teduh ‘IPB’ ,berangkat bersama dan disambut kakak-kakak volunter disana . Tak lama menunggu kami disambut dengan kedatangan mba Rita Mustikasari, saya sendiri dan kawan-kawan GCAT sebelumnya sudah bertemu beliau ketika tempo hari kita diajak ka Suki (Volunter GCAT) ke sungai Ciliwung untuk lebih peduli pada sungai.  Bersama Komunitas Peduli Ciliwung, kami anak-anak GCAT memulai diri kita masing-masing untuk lebih peduli terhadap kehidupan sungai dan lingkungan sekitar. Dari situlah, kami berjumpa lagi diminggu pagi itu (31 Maret 2013).
                Setelah dilakukan pembinaan dari kakak volunter, kami diajak mba Rita kemarkas tempatnya para Pencinta Alam. Acara dimulai dengan makan bersama, dan selanjutnya kita diajarkan mba Rita untuk belajar menulis dan membuat blogger . Disamping itu mba Rita mengajarkan kita bagaimana memulai diri kita menjadi bermanfaat dan bisa membantu orang lain. Berkata ‘jangan pedulikan dengan apa yang kita tidak bisa tapi pedulikan dan fokuskan pada apa yang kita bisa dan bagikan ilmu itu pada orang lain’ kurang lebih seperti itu kata-kata yang saya ingat sampai detik ini . Awal  acara saya bersama kawan-kawan GCAT sudaah mendapat tantangan dari mba Rita Mustikasari untuk langsung mempraktekan teori ‘just try’. Kita dibebaskan menulis apa saja yang kita pikirkan, bebas mengeluarkan apapun itu dalam bentuk tulisan karena dengan itu kita berlatih untuk berpikir dan mengasah kemampuan kita .
                Manusia  sebelum menjadi dewasa melalui beberapa tahap, melaui beberapa fase pertumbuhan dan perkembangan. Dimulai dari bayi yang hanya bisa mengangis, lalu tumbuh mulai merangkak, sampai akhirnya remaja, mulai berfungsinya alat-alat reproduksi dan akhirnya menjadi dewasa . Semua itu melalui tahap demi tahap yang tidak bisa dilihat tapi ada buktinya. Ini juga berlaku pada kehidupan. Kehidupan yang kita jalani ini  mungkin sangat berat yang penuh dengan beban, tapi kita semua pasti mengharapkan kelak  kehidupan kita akan sukses. Lalu bagaimana mengawali untuk kehidupan sukses ?
                Mba Rita sendiri mengatakannya dengan ‘menulis’. Menulis ?  Kata tersebut memang sangat jauh dengan kehidupan sukses tapi justru berhubungan.  Menulis  merupakan kegiatan yang sangat sederhana, dalam menulis kita diajarkan  bagaimana menuangkan apa yang kita pikirkan dalam bentuk tulisan. Apa saja bisa kita tulis yang terpenting kita mau  memulainya. Ternyata luar biasanya menulis dapat mengasah olah pikir kita, karena menulis pun bukan hanya  menulis tapi harus disertai dengan hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Semakin banyak ilmu pen getahuan yang kita tahu maka semakin banyak pula tulisan-tulisan yang bisa kita tuangkan dan pastinya akan sangat bervariasi dan memiliki karakteristik masing-masing sesuai dengan ilmu yang baru kita tahu ataupun yang kita pelajari.
                Dengan kemauan kita untuk menulis, itu juga menuntut kita lebih dan lebih lagi mencari ilmu supaya banyak bahan yang akan kita jadikan tulisan. Dengan begitu ketika kita menulis, sebenarnya ada ilmu baru yang kita ciptakan lagi . Semakin banyak tulisan yang kita buat maka semakin banyak pula ilmu yang sudah kita tahu.  Seperti dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 :” Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman  diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” Orang-orang berilmu akan pula dimudahkan jalannya ke surga oleh Allah dan senantiasa didoakan oleh para malaikat. Dengan begitu sangat jelaslah, berlatih menulis akan membawa banyak manfaat untuk kita. Dan jika kita penuh dengan ilmu, bukan tidak mungkin kehidupan sukses akan menjamin.
                Setelah belajar mengenai menulis, saya dan kawan-kawan GCAT diajak salah satu anggota Lawalata untuk naik perahu karet didanau IPB, ilmu baru kita dapatkan lagi mengenai cara mendayung, bagaimana penyelamatan saat perahu terguling dan masih banyak lagi. Semua itu sangat bermanfaat untuk kita . Semua kegiatan terasa kebersamaanya dan ketika pulangpun kita membawa oleh-oleh ilmu yang baru. Terimakasih untuk semuanya terutama mba rita dan kawan-kawan GCAT :)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan