Isnin, 22 April 2013
Rabu, 3 April 2013
The Last Weekend
Dipenghujung
bulan tanggal 31 maret saya menutupnya dengan kegiatan yang sangat berkesan dan
penuh wawasan. Bersama kawan-kawan Gerakan Cinta Anak Tani, kami berangkat
kekapus hijau nan teduh ‘IPB’ ,berangkat bersama dan disambut kakak-kakak
volunter disana . Tak lama menunggu kami disambut dengan kedatangan mba Rita
Mustikasari, saya sendiri dan kawan-kawan GCAT sebelumnya sudah bertemu beliau
ketika tempo hari kita diajak ka Suki (Volunter GCAT) ke sungai Ciliwung untuk
lebih peduli pada sungai. Bersama
Komunitas Peduli Ciliwung, kami anak-anak GCAT memulai diri kita masing-masing
untuk lebih peduli terhadap kehidupan sungai dan lingkungan sekitar. Dari
situlah, kami berjumpa lagi diminggu pagi itu (31 Maret 2013).
Setelah
dilakukan pembinaan dari kakak volunter, kami diajak mba Rita kemarkas
tempatnya para Pencinta Alam. Acara dimulai dengan makan bersama, dan
selanjutnya kita diajarkan mba Rita untuk belajar menulis dan membuat blogger .
Disamping itu mba Rita mengajarkan kita bagaimana memulai diri kita menjadi
bermanfaat dan bisa membantu orang lain. Berkata ‘jangan pedulikan dengan apa
yang kita tidak bisa tapi pedulikan dan fokuskan pada apa yang kita bisa dan
bagikan ilmu itu pada orang lain’ kurang lebih seperti itu kata-kata yang saya
ingat sampai detik ini . Awal acara saya
bersama kawan-kawan GCAT sudaah mendapat tantangan dari mba Rita Mustikasari
untuk langsung mempraktekan teori ‘just try’. Kita dibebaskan menulis apa saja
yang kita pikirkan, bebas mengeluarkan apapun itu dalam bentuk tulisan karena
dengan itu kita berlatih untuk berpikir dan mengasah kemampuan kita .
Manusia
sebelum menjadi dewasa melalui beberapa
tahap, melaui beberapa fase pertumbuhan dan perkembangan. Dimulai dari bayi
yang hanya bisa mengangis, lalu tumbuh mulai merangkak, sampai akhirnya remaja,
mulai berfungsinya alat-alat reproduksi dan akhirnya menjadi dewasa . Semua itu
melalui tahap demi tahap yang tidak bisa dilihat tapi ada buktinya. Ini juga
berlaku pada kehidupan. Kehidupan yang kita jalani ini mungkin sangat berat yang penuh dengan beban,
tapi kita semua pasti mengharapkan kelak
kehidupan kita akan sukses. Lalu bagaimana mengawali untuk kehidupan
sukses ?
Mba
Rita sendiri mengatakannya dengan ‘menulis’. Menulis ? Kata tersebut memang sangat jauh dengan kehidupan
sukses tapi justru berhubungan.
Menulis merupakan kegiatan yang
sangat sederhana, dalam menulis kita diajarkan
bagaimana menuangkan apa yang kita pikirkan dalam bentuk tulisan. Apa
saja bisa kita tulis yang terpenting kita mau
memulainya. Ternyata luar biasanya menulis dapat mengasah olah pikir
kita, karena menulis pun bukan hanya menulis
tapi harus disertai dengan hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang kita
miliki. Semakin banyak ilmu pen getahuan yang kita tahu maka semakin banyak
pula tulisan-tulisan yang bisa kita tuangkan dan pastinya akan sangat
bervariasi dan memiliki karakteristik masing-masing sesuai dengan ilmu yang
baru kita tahu ataupun yang kita pelajari.
Dengan
kemauan kita untuk menulis, itu juga menuntut kita lebih dan lebih lagi mencari
ilmu supaya banyak bahan yang akan kita jadikan tulisan. Dengan begitu ketika
kita menulis, sebenarnya ada ilmu baru yang kita ciptakan lagi . Semakin banyak
tulisan yang kita buat maka semakin banyak pula ilmu yang sudah kita tahu. Seperti dalam surat Al-Mujadalah ayat 11 :”
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman
diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa
derajat.” Orang-orang berilmu akan pula dimudahkan jalannya ke surga oleh Allah
dan senantiasa didoakan oleh para malaikat. Dengan begitu sangat jelaslah,
berlatih menulis akan membawa banyak manfaat untuk kita. Dan jika kita penuh
dengan ilmu, bukan tidak mungkin kehidupan sukses akan menjamin.
Setelah
belajar mengenai menulis, saya dan kawan-kawan GCAT diajak salah satu anggota
Lawalata untuk naik perahu karet didanau IPB, ilmu baru kita dapatkan lagi
mengenai cara mendayung, bagaimana penyelamatan saat perahu terguling dan masih
banyak lagi. Semua itu sangat bermanfaat untuk kita . Semua kegiatan terasa
kebersamaanya dan ketika pulangpun kita membawa oleh-oleh ilmu yang baru. Terimakasih untuk semuanya terutama mba rita dan kawan-kawan GCAT :)
Selasa, 2 April 2013
sungai
Sungai itu dalam suatu bayangan saya
terkesan indah, sejuk, dan tentunya ketika dipandang terasa nikmat apalagi
biasanya udara yang ada di sungai jauh lebih sejuk. Tapi sayangnya dewasa ini,
deskripsi tentang sungai itu berubah total. Sungai pada sekarang ini beralih
fungsi menjadi tempat pembuangan sampah yang kotor, bau dan berwarna (tapi
berwarna dalam artian yang negatif). Dan ketika melihat sungai pada zaman
dahulu dengan zaman sekarang ini sangat berebeda mungkin hampir 98 %.
Sungai
yang masih pada pendeskripsian yang aslinya mungkin sudah hampir jarang dilihat
lagi dan hanya ada pada sebagian kecil dan ditemukan pada tempat tertentu saja
mungkin. Sungai yang masih indah dan mengalir begitu jernih pasti masa ada
namun biasanya terjadi pada daerah yang berada disekitar orang-orang yang
mempunyai jabatan tinggi sehingga sungai tersebut masih terjaga dengan baik.
Sedangkan, sungai yang berada pada daerah sekitar warga sangat jauh berbeda dan
terkesan seperti tidak berguna karena tak ada orang yang perduli.
Padahal
sebenarnya sungai itu sebagian dari nyawa kita, karena sungai itu sangat
penting, penting untuk semua orang, untuk kini bahkan untuk masa depan kelak.
Sungai yang indah, bersih dan nyaman harus kita lestarikan bukan kita alih fungsikan
menjadi semakin kotor. Dan menjadi masalah jika sungai itu telah marah, maka
sungai itu akan menjadi bencana besar untuk kita semua dan akan menenggelamkan
kita. Maka sungai itu harus kita kembalikan kepada fungsi awalnya.
Ahad, 31 Mac 2013
Air Sebagai Sumber Kehidupan
Popon Irohmawati
Sumber
kehidupan yang paling utama setelah tanah adalah air. Seperti yang kita tahu
bahwa bumi yang kita tempati ini sebagian besar terdiri dari lautan biru. Allah
sendiri menjelaskan dalam Al-quran bahwa Dia menurunkan hujan sebagai
rahmat-Nya yang bisa dimanfaatkan untuk semua umat manusia. Itu membuktikan
bahwa air menjadi sumber yang terpenting dalam kehidupan kita.
Dewasanya,
kota-kota besar bahkan pedesaan tidak jarang mengalami krisis air bersih bahkan
kekeringan. Krisis air akan sangat terasa saat kita memasuki musim kemarau.
Padahal kalau kita lebih menelitik, Indonesia sangat erat kaitannya dengan air.
Akhirnya bukan hanya warga saja yang menjadi korban tetapi para petani yang
mengalami gagal panen gara-gara kekeringan yang melanda. Panen mereka gagal,
sawah mereka kering, tandus dan gersang .
Krisis
air sangat erat kaitannya dengan kekeringan. Sulitnya mendapatkan air bersih
dikota-kota besar menjadi masalah yang sangat serius. Ketika musim penghujan
datang maka terjadi banjir dan saat musim kemarau datang kekeringan
melanda.Harusnya anatara musim penghujan dengan kekeringan ada kombinasi
begitupun musim kemarau dengan banjir.
Tapi nyatanya krisis air yang melanda
kota-kota besar disebabkan karena pembangunan. Gedung-gedung pencakar langit
berdiri megah menghias kota, tak peduli akan dampak negatif atas pembangunan
itu yang penting kota-kota besar identik dengan gedung-gedung nan megah.
Padahal semakin padatnya gedung-gedung dibangun akan sangat berpengaruh dengan
air . Ketika hujan turun, air akan meresap kedalam tanah, tapi jika tanah yang
seharusnya digunakan untuk penyerapan air diganti dengan bangunan nan megah dan
itu menghambat air yang kan diserap pohon sebagai cadangan aiar ntuk musim
kemarau nanti.
Sangat jelas kota-kota besar
identik dengan banjir dan kekeringan, jika tidak mau itu semua terjadi maka
harus diminimalisirnya pembangunan yang justru menjadi penyebab utama
terjadinya krisis air . Keselarasan anatara tingkah laku manusia dengan kedaan
lingkungan akan membawa manfaat juga bagi kehidupan kita. Karena jika kita
sudah tidak ramah dengan lingkungan, maka lingkungan pun akan menjadi musuh
kita .
mencoba membuat artikel
Hari ini saya mendapatkan pelajaran dan ilmu yang sangat berharga dari mba Rita Mustikasari, saya diberikan awal untuk menjadi seorang yang lebih dari sekarang ini . 'just try' mungkin hanya sebuah kata, tapi tidak akan berarti jika kita tidak mencobanya dari sekarang .
Sabtu, 30 Mac 2013
Hari ini, Minggu 31 Maret 2013, diadakan sharing penulisan untuk pembuatan blog. Peserta terdiri dari teman-teman GCAT angkatan 2012 yang berjumlah 8 orang, yaitu Risky, Saepulloh, Hedi, Popon, Laela, Antik, Ojah, dn Siti Rohmah. Turut hadir kaka volunter Meita, Ulfa dan Suki. Untuk mentor mba Rita Mustikasari yang merupakan anggota luar biasa Lawalata IPB sekaligus pemerhati lingkungan yang konsen terhadap isu air. Kegiatan dilaksanakan di sekretariat Lawalata IPB, Gedung PKM lantai 1.
Tujuan kegiatan ini untuk mengajak peserta agar mau untuk menuangkan pemikirannya dengan menulis. Adapun output dari kegiatan yaitu terbentuk blog dengan nama Gerakan Cinta Anak Tani 2012. Awal kegiatan, setelah pengantar singkat, teman-teman langsung diajak menulis dengan tema "Sungai" dalam waktu sekitar 15 menit. Semangat teman-teman GCAT. : )
Tujuan kegiatan ini untuk mengajak peserta agar mau untuk menuangkan pemikirannya dengan menulis. Adapun output dari kegiatan yaitu terbentuk blog dengan nama Gerakan Cinta Anak Tani 2012. Awal kegiatan, setelah pengantar singkat, teman-teman langsung diajak menulis dengan tema "Sungai" dalam waktu sekitar 15 menit. Semangat teman-teman GCAT. : )
Langgan:
Catatan (Atom)